Unit Usaha Wisata Desa



Kajen merupakan desa yang sering dijadikan salah satu destinasi wisata reliji bagi banyak masyarakat. Tidak sedikit para peziarah Walisongo untuk mengunjungi makam Waliyullah KH Ahmad Mutamakkin di Kajen. Kemasyhuran KH Mutamakkin ini menjadikan makamnya senantiasa tidak sepi dari peziarah setiap harinya. Peninggalan bersejarah dari KH Mutamakkin juga banyak menghiasi desa Kajen khususnya Madjid Jami Kajen. Di sisi lain, di Kajen juga terdapat banyak pondok pesantren dan lembaga pendidikan sehingga menjadikan Kajen populer sebagai desa santri dan desa pendidikan. 

Dengan demikian, Kajen memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata untuk menjaga cagar budaya Kajen. Dalam wisata desa ini juga dapat dikembangkan kegiatan edukasi dengan berbagai model sesuai tujuannya. Layanan wisata edukasi ini tentu melibatkan pemandu wisata bagi pengunjung yang ingin mendapat penjelasan seputar situs-situs yang ada di Kajen.

Potensi desa wisata Kajen dapat dilihat dari banyaknya peninggalan sejarah yang menarik seperti makam Mbah Muttamakin, Makam Kanjengan, kolam legenda bernama "Blumbang Sarean", ornamen-ornamen klasik yang berumur ratusan tahun, dan masih banyak lagi. 

Posting Komentar

0 Komentar